Minggu, 24 April 2016

Hati-hati Pengemar Anime, Bisa Mengalami Penyakit Psikologis Loh!

Berikut ini ada beberapa penyakit psikologis penggemar anime. Akan tetapi tidak semua penggemar anime akan mengalami hal demikian ya. Namun memang penyakit psikologis ini banyak dijumpai di Jepang serta beberapa negara maju lainnya. Meskipun negara kita tidak termasuk, namun perlu waspada juga ya supaya terhindar.


1. Hikikomori

Penyakit psikologis penggemar anime yang pertama adalah hikikomori. Permasalahan psikis seperti ini ditunjukkan dengan adanya gejala di mana orang tersebut akan menarik diri dari lingkungan sekitarnya. Hal ini disebabkan oleh keinginan si penggemar yang terus melihat anime kesukaannya dan membatasi diri mereka dengan dunia luar.

Bahkan akan semakin enggan untuk bersosialisasi dengan orang lain. Tentu keadaan demikian tidak akan menjadikan suatu hal yang baik bukan? Tidak hanya dikarenakan anime, faktor keadaan keluarga serta lingkungan juga dapat memicu penyakit psikologis penggemar anime ini.

2. Weeaboo

Penyakit psikologis penggemar anime berikutnya adalah weeaboo. Weeaboo merupakan gangguan psikis yang lebih ekstrim dibandingkan gangguan psikis lainnya. Umumnya para penderita ini akan memakai gaya serta berperilaku layaknya asli orang Jepang. Hal ini muncul karena kegemarannya yang berlebih pada anime.

Mereka akan menirukan segala hal yang berbau Jepang, terutama anime sebagai patokan utamanya. Hal ini biasanya terpancar dari gaya busana, make up, cara berbicara, serta segala hal shubungan dengan perilakunya berusaha untuk membuatnya begitu mirip dengan anime-anime Jepang. Penyakit psikologis penggemar anime ini sudah menjadi fenomena yang tersebar menyeluruh di dunia. Wah, bagi Anda penggemar anime di Indonesia waspadailah hal ini ya.

3. Chuunibyo

Salah satu penyakit psikologis penggemar anime yang terjadi adalah chuunibyo. Gangguan psikologis ini ditandai dengan kebiasaan meniru segala dari tokoh anime favoritnya. Perlu Anda ketahui, gejala ini biasanya dialami mereka anak usia SMP yang mana memiliki perasaan bahwa diri mereka itu mempunyai kelebihan dibandingkan orang lain. Namun tidak hanya usia anak ya, namun orang dewasa pun dapat mengalami gangguan psikologis ini bila terlalu berlebihan mencintai anime.

4. Nijikon

Awal terbentuknya penyakit psikologis penggemar anime yang satu ini adalah dari kecintaannya akan tokoh-tokoh anime. Perasaan suka tersebut semakin berkembang karena intens terjadi sehingga akhirnya berubah menjadi gangguan yang lebih parah yaitu nijikon.
Nijikon sendiri merupakan suatu masalah psikis yang mana dialami seseorang yang begitu menyukai tampilan dua dimensi dari tokoh anime dalam wujud video, film ataupun benda-benda lain yang terdapat gambar tokoh anime favoritnya.

Bila penyakit psikologis penggemar anime ini terus dibiarkan  maka akan berakibat fatal pada penderitanya. Dampak fatalnya adalah penderita akan jatuh cinta pada tokoh anime favoritnya itu.

Dari keempat penyakit psikologis penggemar anime tersebut pada dasarnya tidak terjadi pada semua penggemarnya. Semuanya bisa muncul dengan beberapa faktor lain yang dapat memicu seperti adanya faktor dari lingkungan keluarga maupun lingkungan sekitar si penggemar anime ya.

Jadi semua tetap saling ada keterkaitan yang dapat memicu gangguan psikologis. Namun memang kebanyakan gangguan tersebut terjadi di negara Jepang yang awalnya datang dari kecintaan pada anime secara berlebihan.

Share this

ShareShareTweet

Just someone who proud to be called as Blogger, love to make Blogger template to spend a spare time.

Related : Hati-hati Pengemar Anime, Bisa Mengalami Penyakit Psikologis Loh!