Kamis, 28 April 2016

Inilah 5 Festival Terunik Di Jepang

Jepang dikenal memiliki beragam festival yang tak cuma menarik, tetapi pun unik atau tak biasa. Menariknya, kelima festival unik berikut berhasil menarik puluhan ribu atau bahkan ratusan ribu pengunjung setiap tahun.

Ingin tahu keunikan dari kelima festival ini? Penasaran? Berikut merupakan 5 Festival Paling Unik Di Jepang. Yuk simak bersama!



5 Festival Terunik Di Jepang


1. Naked Festival

Hadaka Matsuri biasa disebut Naked Festival. Meski dijuluki sebagai Festival Telanjang, mereka yang ikut meramaikan festival ini tak benar-benar datang dalam keadaan bugil.

Peserta festival ini masih menggunakan cawat yang dalam bahasa Jepang disebut fundoshi serta beberapa terkadang masih mengenakan mantel pendek. Festival yang diadakan di seluruh Jepang setiap tahun ini biasanya digelar pada musim panas atau dingin.

Hadaka Matsuri yang paling terkenal di Jepang dinamakan Saidai-ji Eyo Hadaka Matsuri, yang biasa diadakan di Kuil Saidaiji di Okayama yang merupakan asal dari festival ini.

Seperti dilansir Wikipedia, setiap tahun ada lebih dari 9.000 orang yang mengikuti festival ini. Dengan mengikuti festival ini, mereka pun berharap mendapatkan keberuntungan sepanjang tahun.

2.Kanamara Matsuri

Semua mata tertuju pada replika alat kemaluan laki-laki yang diarak keliling kota. Uniknya, replika tersebut diberi warna pink cerah. Wow, semakin menusuk mata! Warga Jepang menyebutnya Kanamara Matsuri, sebuah festival Shinto kuno yang dilakukan untuk menghormati kesuburan, mencegah penyakit seksual menular, serta mengumpulkan uang untuk penelitian HIV.

Jikalau diterjemahkan, Kanamara Matsuri berarti "Big Iron Penis Lord" atau Dewa Penis Besi Besar. Usut punya usut, acara tahunan ini kerap dirayakan pada minggu pertama bulan April di Kawasaki, Jepang. Kemudian diakhiri pada hari Minggu pertama pada bulan April.

3.Onda Matsuri

Onda Matsuri merupakan salah satu festival kesuburan paling kuno di Jepang. Onda Matsuri atau secara harfiah diartikan sebagai Festival Sawah, memiliki ritual seks publik yang diadakan pada tanggal 3 Februari di Kuil Asuka-ni-imasu di Jepang barat.

Sebagaimana dilansir rocketnews24.com, Onda Matsuri kerap diadakan pada hari Minggu pertama bulan Februari (awalnya itu diadakan pada hari kesebelas dari bulan pertama dalam kalender lunar).

Sekitar 1.400 tahun yang lalu, Asuka jadi jantung politik, budaya serta spiritual Jepang. Kuil shinto ini dikenal luas berkat ritus kesuburan legendarisnya yang kabarnya dapat membawa keberuntungan dalam perjodohan, pernikahan serta kehamilan.

Ada perihal menarik lain yang dapat wisatawan temui di kuil ini, yakni dua buah batu suci yang berbentuk alat genital cewek serta pria. Pengunjung festival ini pun harus berhati-hati karena peserta ritual yang memakai topeng kerap melakukan aksi jahil kayak menyingkap rok penonton cewek dengan batang bambu.

4.Ososo Matsuri

Kuil shinto Ooagata di Jepang merayakan musim semi dengan festival unik yang bertemakan kesuburan, tepat pada hari Minggu kedua di bulan Maret.Menariknya, parade tahunan ini akan dipenuhi oleh para cewek yang membawa simbol Miss V melalui jalan-jalan kota di Inuyama, Jepang.

Festival shinto kuno yang pun dikenal dengan sebutan Ososo Matsuri ini secara harfiah diartikan sebagai Festival Vagina.jikalau Anda berkunjung ke kuil shinto Ooagata, Anda pun akan menemukan sebuah batu berbentuk vagina yang disebut Hime Ishi (yang artinya batu vagina suci).

Perayaan tersebut tak cuma dimaksudkan untuk kesehatan wanita, tetapi pun untuk mensyukuri atas jumlah panen yang melimpah serta segala macam kemakmuran serta kesuburan.

Baca Juga Nanti: Jangan Lakukan 8 Hal Ini di Jepang

Para warga setempat pun percaya bahwa dengan mengikuti perayaan unik ini, mereka dapat menyembuhkan kemandulan, impotensi, serta menjamin kesuksesan bisnis serta kesuburan di tahun-tahun berikutnya.

5. Festival Takayama

Festival Takayama dimulai pada abad ke-16 hingga 17 di kota Takayama, Jepang. Asal-usul festival ini tak diketahui, tetapi penduduk Jepang meyakini bahwa festival ini dimulai pada masa pemerintahan keluarga Kanamori.

Festival ini diadakan sebanyak dua kali yakni pada musim semi (14-15 April) serta musim gugur (9-10 Oktober), kayak yang dilansir di jnto.go.jp.Festival ini dianggap sebagai salah satu festival paling mengagumkan di Jepang.Anda dapat menyaksikan sebuah parade besar yang dipentaskan 1000 orang serta membuat Anda seolah-olah kembali ke abad ke-15.

Selama festival digelar, kota Takayama yang tenang ini berubah jadi lebih semarak dengan pemasangan bendera, lentera, serta masih tak sedikit lagi. Puncak dari festival ini merupakan pesta karnaval serta parade boneka kuno. Semua pawai mengagumkan ini dihiasi dengan ukir-ukiran, boneka, tirai, vernis, serta tirai bambu.

Parade paling populer di Festival Takayama merupakan parade Tokeiraku yang menampilkan orang memakai topi yang dihiasi dengan bulu burung. Festival ini pun diikuti oleh peluncuran 100 lampion cantik serta menghasilkan pemandangan yang amat indah.

Nah, itulah 5 Festival Paling Unik Di Jepang. Festival manakah yang membuat Anda tertarik untuk mengunjunginya?

Share this

ShareShareTweet

Just someone who proud to be called as Blogger, love to make Blogger template to spend a spare time.

Related : Inilah 5 Festival Terunik Di Jepang