Minggu, 22 Mei 2016

Inilah 10 Hal Ngeselin Yang Hanya Ada Dalam Dunia Politik Indonesia

Orang mengira dunia politik merupakan dunia yang serius serta tak memiliki perihal yang menarik untuk dibahas. tetapi jangan salah, di dunia politik pun nyatanya ada beberapa perihal unik yang dapat kita temukan. Dalam artikel kali ini yang akan dibahas merupakan lebih berfokus pada dunia politik di tanah air kita tercinta, Indonesia. Penasaran perihal unik apa aja yang ada di dunia politik Indonesia? Mari kita simak artikel berikut.


10. Kemana Perginya Janjimu Yang Dulu

Semua orang yang ingin jadi wakil rakyat tentu mesti punya sesuatu yang dapat dipercaya agar dapat menarik hati rakyatnya. Dengan cara apa mereka menarik perhatian rakyat? Biasanya mereka akan menunjukkan visi misi serta janji yang akan mereka laksanakan bila terpilih nanti. Visi misi serta janji-janji itu tentu dibuat sedemikian rupa agar dapat pro rakyat.

Baca Juga: Inilah 3 Perjanjian Yang Akhirnya Membuat Perang Dunia II Selesai

Tapi apa seluruh janji serta visi misi itu benar-benar untuk rakyat? apa yang mereka janjikalaun semua pas kampanye benar-benar dilaksanakan? Sayangnya tidak. Entah virus apa yang menyerang para wakil rakyat ini. Mereka mendadak lupa dengan segala janji-janji yang telah mereka umbar dikala kampanye.

9. Kalian Siapa?

Dalam memilih calon wakil rakyat, rakyat mesti melaksanakan yang namanya pemilu. Pada waktu itulah kita akan dihadapkan dengan kertas yang bertuliskan atau bergambarkan foto calon pilihan yang akan kita pilih.

Untuk memilih bakal calon wakil rakyat, tentu kita akan memilih orang yang memang kita ketahui asal usulnya. tetapi yang terjadi merupakan kita tak mengenal satupun orang yang ada di kertas pemilu itu. Semua orang itu terasa asing di mata serta telinga. Siapa sebenarnya mereka? Kenapa foto mereka dapat muncul di kertas pemilu? tentu perihal itu akan membuat kita semakin pusing dalam memilih bakal calon wakil rakyat.

8. Kebijakan Pemerintah Pro Rakyat. Katanya Sih Begitu

Setelah melupakan janji-janji yang diucapkan pas kampanye, para wakil rakyat suatu waktu akan dihadapkan dengan rapat dimana mereka akan membuat suatu kebijakan baru. Kebijakan baru yang dibuat harusnya kebijakan yang tak menyengsarakan rakyat.

Baca Juga: Ini Dia 5 Negara Dengan Harga Sewa Pembunuh Bayaran Termurah Di Dunia

Tapi tentu rakyat telah tahu kira-kira kebijakan kayak apa yang akan dibuat. Kebanyakan kebijakan yang dibuat tidaklah menguntungkan rakyat. Bahkan mungkin cuma menguntungkan bagi sekelompok orang saja. tetapi meskipun tak semua kebijakan buruk kerap jelek, pastinya ada suatu alasan dibalik dibuatnya kebijakan tersebut. Baik atau tidak, kita cuma dapat menebak-nebak. cuma para wakil rakyat itulah yang tahu apa tujuan sebenarnya dari kebijakan yang mereka buat.

7. Kami merupakan Wakil Rakyat

Para wakil rakyat yang duduk di pemerintahan dipilih jadi wakil rakyat agar dapat menyalurkan aspirasi rakyat di pemerintahan. Apalagi kita tahu bahwa wakil rakyat bekerja serta memperoleh gaji tiap bulannya. Harusnya mereka melaksanakan tugas yang telah diberikan pada mereka.

Tapi apa yang terjadi? Bukannya bekerja sesuai dengan tugasnya, mereka malah kedapatan bersenang-senang setelah terpilih jadi wakil rakyat. Dengan gaji yang tergolong besar, mereka hampir dapat melaksanakan apa aja yang mereka inginkan. Gaji besar, hidup tercukupi, mendapat fasilitas mewah, kendaraan mewah, jalan-jalan keluar negeri. Semua perihal yang diinginkan oleh rakyat semua telah diwakilkan oleh mereka.

6. Wakil Rakyat pun Manusia

Harus kita akui bahwa para wakil rakyat pun masih termasuk manusia. Mereka punya perasaan, dapat senang, sedih, lelah, serta marah. kayak kata pepatah, tak ada manusia yang sempurna di dunia. perihal itu pun yang mesti kita maklumi untuk para wakil rakyat yang telah kita pilih ini.

Setelah sekian lama bekerja tentu orang akan merasa capek. Disaat itulah orang akan membutuhkan waktu istirahat untuk memulihkan kembali kondisi fisik mereka. perihal yang sama dialami oleh para wakil rakyat. tetapi karena padatnya jadwal serta sibuknya kegiatan mereka, jadi mereka kesusahan untuk dapat tidur di rumah. Jadi satu-satunya tempat yang memungkinkan merupakan di gedung DPR. Jadi diharapkan jangan ada yang marah pada mereka yang tampak tertidur dalam rapat. Mereka tentu amat lelah setelah sekian lama bekerja.

5. Studi Banding atau Jalan-Jalan?

Mau enggan tetapi memang mesti diakui bahwa Indonesia masih tertinggal di segala bidang kehidupan bila dibandingkan dengan negara lain yang lebih maju. Untuk maju, tentu kita mesti membandingkan dengan negara yang lebih berkembang utnuk dapat mengambil beberapa ilmu yang negara maju terapkan.

Baca Juga: Inilah 5 Tipe Cewek Yang Paling Ngeselin Menurut Cowok

Untuk itulah gunanya dilaksanakan yang namanya studi banding. Studi banding yang dibiayai oleh negara ini memiliki tujuan untuk mempelajari apa aja yang membuat negara Indonesia jadi tertinggal serta saran apa yang dibutuhkan untuk memajukan negeri tercinta kita ini. Dalam studi banding pun dikirim beberapa wakil yang memang handal atau paham dalam permasalahan yang akan dibahas. Berharap pulang nanti memperoleh ilmu dari negeri seberang, yang tampak merupakan para wakil yang dikirim ke luar negeri malah asyik jalan-jalan serta berbelanja. Bukan cuma itu, bahkan para wakil itu membawa sejumlah keluarganya dalam studi banding.

Sudah menggunakan dana negara, tetapi yang dihasilkan malah tak ada.

4. Mendadak Muncul waktu Kampanye

Satu lagi perihal yang unik yang terjadi di dunia politik Indonesia. Coba kalian perhatikan, pada masa kampanye para calon wakil rakyat kerap aktif dalam kegiatan kemasyarakat, berkunjung ke beberapa daerah, melaksanakan beberapa acara kemanusiaan. perihal itu semua bahkan hingga diliput oleh beberapa media.

Bandingkan disaat bukan masa kampanye atau pemilu. apa ada kabar perihal orang dari partai ini melaksanakan kunjungan ke tempat ini, partai ini melaksanakan aksi sosial di tempat itu, dapat terbilang hampir tak ada kabar perihal itu. amat berbeda disaat masa kampanye atau pemilu tiba. Kemanakah orang-orang tersebut?

3. Kami Boleh Menghina Pilihanmu, tetapi Kalian tak Boleh Menghina Pilihan Kami

Hal unik ini amat sering terlihat di dunia perpolitikan Indonesia. telah jadi perihal biasa bila kita mendukung salah satu pihak yang kita yakini merupakan yang terbaik. Kita menganggap pilihan yang kita dukung merupakan yang terbaik hingga membuat kita buta serta melaksanakan beberapa perihal kayak menjelekkan pilihan orang lain.

Baca Juga: Ini Penjelasan Mengapa Kepiting Jalannya Menyamping!

Kita memang bebas memilih siapapun tetapi harusnya jangan hingga melaksanakan usaha negatif dengan menjatuhkan pihak lawan. Sayangnya tak sedikit orang di Indonesia yang lupa akan saling hormat serta menghargai. Kita senang menjelekkan partai lain, tetapi dikala partai kita dihina, kita malah marah. tak adil rasanya bila kita boleh menghina partai lain, tetapi orang lain tak boleh menghina partai kita.

2. Katanya Pancasila Tapi...

Saya yakin kita semua merupakan orang pintar yang pernah merasakan pendidikan di bangku sekolah. Di sekolah pastinya diajarkan apa yang namanya Pancasila. Pancasila yang berisikan 5 sila merupakan rumusan serta pedoman kehidupan berbangsa serta bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kita semua tahu bahwa Indonesia terdiri dari aneka macam macam suku, ras, agama, serta golongan. Seharusnya keanekaragaman itu membuat bangsa ini jadi semakin maju. tetapi yang terlihat justru sebaliknya. Suku ini membenci suku it, serta masih tak sedikit lainnya. Jadi pertanyaan yang muncul waktu ini merupakan fungsi Pancasila itu apa?

1. Negeri Bebas Berpendapat Tapi...

Di jaman orde baru dimana kebebasan berpendapat dibatasi, kita jadi kesusahan untuk mengungkapkan pendapat yang kita miliki. bila ada yang tetap berani mengungkapkan pendapatnya, akan memperoleh konsekuensi yang tak ada seorangpun yang tahu seberapa berat.

Baca Juga: Seginilah Penghasilan Bos Facebook, Mark Zuckerberg!

Di era sekarang yang katanya telah bebas, tetapi masih tetap aja dirasakan kesusahan untuk mengungkapkan pendapat. Ada tak sedikit kasus dimana ada orang yang mengeluarkan pendapat malah ditangkap. tetapi memang alasan penahanan itu masuk diakal. Kebanyakan orang salah memanfaatkan kebebasan berpendapat yang waktu ini. Harusnya orang-orang tetap mematuhi sopan santun dalam perihal mengungkapkan pendapat mereka di muka umum. Kebebasan yang diberikan pemerintah harusnya kebebasan yang didasari oleh tanggung jawab, bukannya bebas sesuka hati kalian.

Sumber: wawker.com

Share this

ShareShareTweet

Just someone who proud to be called as Blogger, love to make Blogger template to spend a spare time.

Related : Inilah 10 Hal Ngeselin Yang Hanya Ada Dalam Dunia Politik Indonesia