Sabtu, 14 Mei 2016

Inilah 5 Fakta Unik Dibalik Misteri Segitiga Bermuda

Apa yang muncul dalam pikiran kamu bila mendengar perihal Segitiga Bermuda? Pasti kamu terbayang aneka macam peristiwa jatuhnya pesawat atau hilangnya kapal laut. Nggak heran, sih, Segitiga Bermuda memang dikenal tak jarang memakan korban. hingga sekarang belum diketahui secara pasti penyebab kejadian-kejadian tersebut, tetapi ada beberapa fakta yang mungkin dapat bantu kamu untuk memahami misteri segitiga bemuda.


Kuburan Kapal di Dasar Laut

Kamu pasti tahu, dong, bila udah tak sedikit kejadian kapal laut yang mendadak hilang di segitiga bermuda? Segitiga bermuda pun disebut sebagai kuburan bagi para kapal karena ada lebih dari 300 bangkai kapal di dasar lautnya. Saking banyaknya, para penyelam dapat berenang di antara kapal-kapal tenggelam tersebut. Salah satu bangkai kapal yang ditemukan merupakan Cristobal Calon, kapal yang kandas pada tahun 1936 dalam rute perjalanan New York ke Amerika Tengah.

Gas Metana

Pada tahun 1981, Badan Penyelidikan Geologi Amerika Serikat mengeluarkan teori ilmiah perihal adanya gas metana di wilayah segitiga bermuda. Itulah kenapa tak sedikit pesawat terbang serta kapal laut yang lenyap secara misterius. Katanya, gelembung gas metana yang muncul di permukaan air dapat menurunkan gaya apung di lautan. Kapal-kapal pun nggak dapat mengambang serta jadi tenggelam ke dasar laut.

Human Error

Meski dikenal dengan reputasinya yang menakutkan, Segitiga Bermuda tetap jadi bagian dari jalur lintas bagi kapal serta pesawat yang melintasi wilayah tersebut. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa peristiwa-peristiwa yang terjadi di Segitiga Bermuda sebenarnya merupakan salah manusia sendiri, ditambah dengan cuaca yang buruk. Bahkan, sebetulnya jumlah peristiwa yang terjadi di Segitiga Bermuda sama aja dengan daerah-daerah lain.

Christoper Columbus

Misteri mengenai segitiga bermuda nyatanya telah muncul semenjak tahun 1492, lho, Loopers. waktu itu, Christopher Columbus sedang berlayar ke Amerika melintasi Segitiga Bermuda. Jarum kompasnya beberapa kali berubah-ubah, padahal cuaca sedang dalam keadaan baik. Pada suatu malam, awak kapalnya dikejutkan dengan terjunnya bola-bola api ke dalam laut. tapi, tak sedikit orang menganggap Christopher Columbus beruntung karena kapalnya nggak hingga ditelan lautan.

Gelombang Gulf Stream

Terletak di tempat perairan Atlantik, Segitiga Bermuda dapat ditemukan di antara titik-titik Miami, Bermuda, serta Puerto Rico. Posisi itu memang membuat segitiga bermuda tak jarang mengalami badai yang nggak terduga. perihal itu disebabkan oleh adanya gelombang gulf stream yang arusnya bisa menelan serpihan pesawat beserta para penumpangnya. Kedalaman laut Segitiga Bermuda yang mencapai 33.000 meter pun dapat menelan kapal-kapal besar.

Share this

ShareShareTweet

Just someone who proud to be called as Blogger, love to make Blogger template to spend a spare time.

Related : Inilah 5 Fakta Unik Dibalik Misteri Segitiga Bermuda